Kamis, 07 Februari 2019

Bagaimana Cara Menabung Untuk Membangun Rumah.


Bagi orang yang hidup berkucukupan, membangun rumah bukanlah sesuatu sulit bahkah rumah yang mewahpun dapat mereka bangun dengan mudahnya. Namun bagi yang mempunyai penghasilan pas-pasan, rumah merupakan sesuatu yang mahal untuk memilikinya. Sehingga membutuhkan perjuangan serta keuletan dari mereka.

Menabung merupakan salah satu cara untuk menyimpan dana. Akan tetapi jika tabungan yang Anda miliki dalam bentuk uang kadang sebelum cukup terkumpul untuk biaya mendirikan sebuah rumah, uang yang berada pada tabungan itu justru malah habis karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya. Bukankah akan selalu ada saja kebutuhan dalam hidup ini?

Lalu bagaimana cara menabung yang tepat agar harapan untuk membangun rumah dapat terwujud?

Jika menabung dalam bentuk uang itu dapat habis karena bisa saja digunakan untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan yang datang silih berganti, maka solusinya adalah menabung dalam bentuk barang. Yang dimaksud barang di sini bukanlah emas atau benda berharga lainnya, namun dalam bentuk material bangunan.


Ada 2 cara menabung material bangunan, yaitu:

1. Membeli Material Bangunan

Maksud dari membeli material bangunan di sini adalah setiap Anda memiliki sisa uang maka silakan langsung belanjakan dengan material bangunan. Tentu saja pilihlah yang awet atau tidak mudah rusak. Anda tidak harus membeli dalam jumlah yang banyak, namun sesuaikanlah dengan jumlah uang yang ada. Belilah salah satu material bangunan sampai cukup dengan yang dibutuhkan, dan jika belum cukup maka jangan ganti dengan material bangunan yang lainnya.

Sebagai contoh Anda membeli besi cor maka berapa pun uang yang dimiliki silakan langsung gunakan untuk membeli besi tersebut, walaupun uang yang dimiliki hanya cukup untuk membeli 1 batang besi sekali pun. Belilah besi cor itu sampai cukup sesuai dengan yang dibutuhkan, jikalau belum cukup maka janganlah berganti membeli material bangunan yang lainnya.

Setelah semua besi yang dibutuhkan dapat terbeli maka gantilah dengan material yang lainnya dengan cara seperti di atas, ini berlaku untuk semua bahan bangunan yang lainnya. Saya ingatkan kembali, material bangunan yang dibeli haruslah yang sekiranya awet dan tidak mudah rusak sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Karena dengan menabung.

Jadi di sini Anda harus mempunyai perencanaan di sertai dengan perhitungan yang tepat tentang seperti apa bangunan rumah nantinya. Akan lebih baik jika Anda mempunyai gambar dari konstruksi rumah yang akan dibangun, karena dengan begitu kebutuhan material akan diketahui.

Saya ingatkan kembali, pilihlah material bangunan yang dibeli haruslah awet dan tidak mudah rusak sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Karena seberapa lama semua material bangunan dapat terkumpul hingga mencukupi tidak akan diketahui, jadi sekali lagi pilihlah bahan bangunan yang tidak mudah rusak.

2. Menitipkan Uang pada Toko Bahan Bangunan

Cara yang kedua ini juga dapat Anda lakukan agar tabungan lebih aman yaitu tidak digunakan untuk mencukupi kebutuhan yang lainnya. Caranya adalah dengan menitipkan uang pada toko bahan bangunan.

Tentu saja pilihlah yang sudah Anda kenal dengan baik dan harus dengan perjanjian secara tertulis, agar dana yang Anda titipkan aman tentunya sehingga bahan bangunan dapat digunakan pada saatnya

Lalu bagaimana sistem kerjanya?

Caranya adalah Anda membeli bahan bangunan pada sebuah toko bahan bangunan, namun barang yang Anda beli tidak diambil pada saat itu atau saat uang disetorkan. Jadi bahan bangunan yang dibeli diambil nanti ketika pembangunan akan dilaksanakan, atau dengan kata lain Anda menitipkan uang untuk membeli bahan bangunan. Namun haruslah jelas kapan waktu pengambilannya, 1 tahun atau 2 tahun misalnya, jadi dengan jangka waktu yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Cara ini berbeda dengan cara yang pertama, karena di sini dana yang disetorkan dalam jumlah banyak. Misalnya Anda membeli 100 sak semen, dan semen itu akan di ambil nanti ketika pembangunan dilaksanakan. Jadi bukan hanya menitipkan uang untuk membeli 1 atau 2 sak semen saja.

Keuntungan dari cara ini adalah Anda membeli dengan harga pada waktu menitipkan atau menyetorkan uang. Jadi apabila pada waktu yang telah ditentukan harga ketika itu telah naik, maka harga yang digunakan adalah tetap pada waktu dana disetorkan atau pada saat perjanjian dibuat.

Sedangkan kelemahan dari cara ini adalah jika toko bangunan tersebut bangkrut dan mengakibatkan toko tidak beroperasi lagi, jika ini yang terjadi Anda dapat mengalami kesulitan ketika hendak meminta material bangunan yang sudah dibeli sesuai dengan perjanjian.

Maka dari itu apabila Anda memilih cara ini, pilihlah toko bahan bangunan yang sekiranya pemiliknya dapat dipercaya dan akan lebih baik lagi jika Anda telah mengenalnya dengan sangat baik.

Itulah 2 cara menabung untuk membuat rumah dalam bentuk bahan bangunan, setelah semua bahan bangunan sekiranya telah tercukupi maka kini saatnya Anda menabung dalam bentuk uang yang akan digunakan untuk membayar tukang atau pekerja bangunnya. Uang tersebut juga untuk mencukupi jikalau ada bahan bangunan yang kurang.

Semoga bermanfaat...

Kamis, 06 Desember 2018

Selasa, 16 Oktober 2018

Toyota Yaris 1.5 E Automatic Tahun 2012

Rp. 120.000.000,-
Surat Surat Komplit
Pajak berakhir 09-10-2018
Mesin dijamin terawat
Spion kena senggol pas lagi parkir
Bodi minus dikit
Kilometer 74.000
Harga masih bisa nego dikit
Hubungi Hp/Wa : 081291439644










Penggalian 1 m3 tanah biasa sedalam 1 m


Kamis, 27 September 2018

PERUMAHAN GRIYA MULYA INDAH





PERUMAHAN CITRA PERMATA MAS

PROSES PENGAJUAN :
1. Booking Rp. 1.000.000,-
2. Lengkapi Berkas sesuai persyaratan
3. Tunggu proses sedang berjalan.
PERSARATAN :
- foto copy KTP, KK, akte nikah, dan pas poto suami istri
- surat kererangan aktif bekerja, selip gajih 3 bulan terakhir
- foto copy SIUP dan NPWP tempat bekerja
- surat keterangan belum memiliki rumah
SPESIFIKASI BANGUNAN :
==> Type 29/60
==> 2 kamar tidur
==> pintu : pintu utama doubel triplek
==> kusen : kayu finising cat
==> jendela : rangka kayu+ kaca 5mm
==> plafond : GRC
==> atap : BAJA RINGAN
==> Listrik : 1300 wat

Dekat dengan fasilitas umum
1. WATTER PARK MEGA ATI
2. Sekolah SD
3. SLTP
4. SLTA
5. PASAR SUKATANI
6. RUMAH SAKIT,  SENTRAL GROSIR CIKARANG ( SGC )
7. STASIUN KERETA API
8. TERMINAL CIKARANG
9. DILALUI ANGKOT 18 24 JAM
10. 20 - 30 MENIT KE STASIUN KRETA
11. 20 - 30 MENIT KE TERMINAL CIKARANG



















Selasa, 25 September 2018

Mau Bangun atau Renovasi Rumah Inilah Tempatnya

CIBEL TUKANG melayani :
1. Jasa Renovasi (Rumah, Ruko, Kantor dan Gedung Lainnya)
2. Bangun dari Nol (Rumah, Ruko, Kantor dan Gedung Lainnya)
Pekerjaan kami Upah + Material (Jaminan Pemeliharaan Pekerjaan)

Untuk Mencpai Kesepakatan Harga :
1. Kami menawarkan gambar kerja terlebih dahulu
2. Kami keluarkan rincian pekerjaan 
3. Kami keluarkan Rencana Anggaran Biaya
4. Penawaran harga
5. Selanjutnya terserah anda sebagai clien berharga kami. 

Bekerja Jelas Punya Tujuan? Tapi harus ada Target.

Berikut ini ada beberapa alasan mengapa kita harus bekerja dan apa tujuannya :

1. Mencari Pendapatan
Tujuan bekerja yang dapat dibilang paling dasar adalah mencari pendapatan atau nafkah untuk menjalani kehidupan yang layak. Ajukan nominal atau besaran gaji sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sedangkan bagi perusahaan, berikan penawaran gaji sesuai dengan beban kerja yang akan dilakukan karyawan.

2. Mencari Pengalaman
Bagi beberapa orang, tujuan bekerja bagi mereka adalah mencari pengalaman. Mereka tak berfokus pada pendapatan sehingga tak segan untuk meminta pekerjaan tambahan atau bersemangat dalam menyelesaikan tugas-tugas baru.
Pengalaman-pengalaman yang didapat di dalam perusahaan juga dapat digunakan untuk menunjang CV yang baik bagi karir mereka selanjutnya.

3. Memenuhi Kebutuhan Sosial
Ada karyawan yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan sosial dengan cara menjalin relasi kerja. Karyawan dengan tujuan bekerja seperti ini juga menganggap bahwa relasi kerja merupakan investasi jangka panjang yang besar kemungkinan berguna di masa depan.
Karyawan seperti ini sangat senang apabila dapat menjalin hubungan dan berbaur dengan karyawan lain yang berasal dari berbagai latar belakang.

4. Bekerja Adalah Ibadah
Untuk karyawan yang memiliki keyakinan bekerja adalah ibadah, mereka menganggap bahwa apa yang dikerjakan dapat memberikan mereka pahala.
Dalam menjalankan pekerjaannya karyawan dengan tujuan ini akan berusaha agar tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain atau berbuat curang. Ia juga akan berhati-hati dalam bekerja agar tidak menimbulkan dosa.

5. Mencari Pengakuan Diri
Tujuan bekerja lainnya bagi sebagian orang adalah untuk mendapat pengakuan atas kemampuannya. Pekerjaan dapat diartikan sebagai identitas diri dan menimbulkan kepuasan diri apabila pekerjaan tersebut diakui dan dihargai oleh orang-orang yang berada di sekelilingnya.

6. Mencari Modal Usaha
Ada karyawan yang bekerja hanya dalam jangka waktu pendek. Pasalnya, ia sudah menetapkan diri akan berapa lama ia akan bertahan di dalam perusahaan.
Tujuannya hanya satu yaitu mengumpulkan upah yang ia terima dan memahami sistem bisnis dalam perusahaan sebagai bekal untuk modal usahanya.
Setelah itu ia akan segera resign dari perusahaan dan membuka usaha sendiri berbekal modal dan pemahaman bisnis yang telah dipelajari.

7. Mencari Karir dan Jabatan
Dalam bekerja ada karyawan yang berambisi dalam mengejar peningkatan karir dan jabatan. Pada umumnya orang bekerja mulai dari level bawah dulu yaitu menjadi Staff, lalu meningkat menjadi posisi yang lebih baik di perusahaan.
Seiring berjalannya waktu, skill yang dimiliki pun semakin bertambah sehingga karyawan bisa mendapatkan kepercayaan sebagai Manajer yang memiliki bawahan. Karyawan tersebut biasanya akan berusaha lebih aktif dan bekerja secara maksimal agar mendapatkan peningkatan karir dan jabatan.

Iklan